Definisi
Mikrodiorit
Dalam kehidupan sehari-hari batuan banyak memegang peran penting dalam hampir dikeseluruhan aktifitas Manusia, mulai dari penggunaan secara langsung maupun dengan bantuan pengolahan serta unsur-unsur yang bersifat ekonomis dalam batuan, salah satunya adalah batuan Mikrodiorit serta pemanfaatannya sebagai bahan kontruksi bangunan serta bahan utama pembuatan genteng.
Dalam kehidupan sehari-hari batuan banyak memegang peran penting dalam hampir dikeseluruhan aktifitas Manusia, mulai dari penggunaan secara langsung maupun dengan bantuan pengolahan serta unsur-unsur yang bersifat ekonomis dalam batuan, salah satunya adalah batuan Mikrodiorit serta pemanfaatannya sebagai bahan kontruksi bangunan serta bahan utama pembuatan genteng.
Lokasi
dan Morfologi
Lokasi penelitian
berada di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, tepatnya di gunung Berjo sekitar
12 km kearah barat dari kota Yogyakarta. Satuan geomorfologi di daerah
penelitian yaitu satuan bukit intrusi. Satuan ini memiliki bentuk bukit
membulat dengan elevasi 121-174 m dan beda elevasi 13-61 m. Dengan merujuk pada
klasifikasi oleh van Zuidam (1983), maka satuan ini memiliki sudut kelerengan
antara 300-450 termasuk relief terjal. Satuan bukit
intrusi tersusun oleh mikrodiorit biotit dan mikrodiorit piroksen (Iwan,2000).
Pelapukan yang berlangsung dengan intensif yaitu berupa speroidal weathering dapat terlihat dari tebal tanah yang mencapai
2 meter. Stratigrafi daerah penelitian dari tua ke muda berturut-turut tersusun
oleh satuan batulempung,satuan batuan mikrodiori-andesit,endapan
lempung-pasiran, dan endapan pasir-krakal. Kesebandingan stratigrafi daerah
penelitian dengan stratigrafi daerah penelitian termasuk dalam Formasi
Nanggulan, Formasi Andesit Tua, Endapan Kuarter Merapi (Rahardjo,1995).
Genesa
Intrusi Mikrodiorit
Pemanfaatan
Intrusi Mikrodiorit
Penambangan
batu mikrodiorit dilakukan secara tradisional dan sederhana menggunakan
palu,cangkul dan pahat. Dilakukan dengan cara side hill type. Mikrodiorit menunjukkan
warna segar abu-abu tua kehijau-hijauan. Warna lapuk coklat kekuning-kuningan.
Tekstur porfiritik dengan struktur kekar tiang. Hasil
penambangan mikrodiorit digunakan untuk pondasi rumah, pondasi bangunan,
kijing, dll. Sementara hasil pelapukan mikrodiorit digunakan untuk pembuatan
genteng dan batu bata kemudian di distribusikan di daerah sekitar Godean sampai
Kabupaten Salatiga. Berdasarkan
klasifikasi relief seperti diusulkan oleh Van Zuidam (1983), besar slope di
Gunung Berjo sebesar 30o – 45o termasuk terjal. Kondisi
lereng yang terjal di Gunung Berjo didukung dengan adanya penambangan
mikrodiorit menjadikan daerah tersebut rawan longsor.
0 komentar :
Posting Komentar